+62 812-1149-9919 info@universitaspertamina.ac.id

Naik Kereta Serasa Pesawat Kelas Bisnis

Naik Kereta Serasa Pesawat Kelas Bisnis

Pernah gak sih menggunakan pesawat kelas bisnis untuk melakukan perjalanan udara? Nah, di rangkaian Kereta Api Gajayana terdapat satu gerbong alias kereta kelas Luxury, yang dioperasikan oleh PT. Kereta Api Indonesia dan merupakan terobosan mutakhir yang diorbitkan sejak tanggal 26 Mei 2019.

Dalam mudik Lebaran kali ini, saya mencoba kereta kelas premium ini untuk pulang ke kampung halaman di Kediri, Jawa Timur. Kereta Gajayana yang saya pilih berangkat di tanggal 28 April 2022 atau sehari sebelum dimulainya cuti bersama.

Kereta ini sebenarnya melayani keberangkatan dari Stasiun Gambir, Jakarta ke Stasiun Malang, Jawa Timur dan sebaliknya. Namun, sepanjang lintasan tersebut, kereta berhenti di beberapa stasiun, seperti Cirebon, Yogyakarta, Solo, dan Kediri yang menjadi tempat saya turun. Kereta Gajayana berangkat dari Stasiun Gambir sekitar pukul 18.40 WIB dan berhenti di Kediri pada keesokan harinya sekira pukul 04.38 WIB. Jadi, perjalanan yang saya tempuh hampir 10 jam. Dan, lama perjalanan itulah yang menjadi salah satu pertimbangan saya memilih kereta luxury yang nyaman.

Ada beberapa persamaan dengan pesawat kelas bisnis yaitu kursinya yang sengaja dibuat perorangan, kursi yang dapat direbahkan, sandaran kaki, USB charging power source, food tray, selimut, lampu baca, tombol jika perlu bantuan, layar monitor dan seperangkat headset.


Bukan hanya itu saja, penumpang disediakan minibar yang menyuguhkan makan dan minum gratis selama perjalanan alias free flow, serta pramugari khusus yang melayani gerbong Gajayana Luxury ini. Setelah mau sampai di kota tujuan, pramugari akan memberikan handuk hangat untuk membersihkan tangan dan muka.

Seperti yang sudah disebutkan di atas, Kereta Gajayana Luxury hanya memiliki satu gerbong saja. Agar mendapatkan kursi dan tanggal yang diinginkan, saya sengaja memesan di hari pertama pembukaan pemesanan kereta api untuk keberangkatan tanggal 28 April 2022.

Harga yang saya dapatkan adalah sebesar Rp 1,2 juta dan terbilang lebih mahal daripada biasanya karena kalau harga normal bisa dapat Rp 800.000 sampai dengan Rp 1 juta. Menariknya lagi, walaupun kereta api ini cukup mahal pada momen mudik lebaran ini justru penuh dengan penumpang dan habis terjual.

Tidak harus berpergian dari Gambir-Malang untuk merasakan kereta Luxury ini, ada lagi nih KA yang mirip-mirip dengan KA Gajayana Luxury ini, seperti KA Argo Anggrek Luxury Sleeper yang melayani Gambir-Surabaya, KA Argo Lawu rute Gambir-Solo, KA Argo Dwipangga rute Gambir-Solo Balapan, KA Taksaka rute Gambir-Yogyakarta ,dan KA Sembrani rute Gambir-Pasar Turi.

Saya sangat puas atas pelayanan dan pembaruan yang telah dibuat oleh PT. Kereta Api Indonesia, masyarakat memiliki banyak pilihan transportasi dan merasa semakin nyaman untuk menggunakan KA. Akhir kata, jayalah terus Indonesia tetap memberikan pelayanan yang paripurna bagi rakyat Indonesia! (Kediri, AO).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *